ANSAR,S.Pi, lahir di bone pada tahun 1992 anak pertama dari pasangan Bapak Amiruddin dan Ibu Hasira, kemudian pada tahun 1998 memasuki jenjang pendidikan dasar di SD Inpres Jengeng kecamatan tikke raya kabupaten mamuju utara provisi sulawesi barat, kemudian selesai tahun 2004 dan melnjutkan ke SMP Negri 1Rio Pakava yang ada di kabupaten Donggala Sul Teng, selesai tahun 2007 kemudian melanjutkan kejenjeng berikutnya yaitu pada SMK Negeri 1 Banawa Dikabupaten Donggala Sul Teng pada jurusan NPL (Nautika perikanan Laut) selesai pada tahun 2010 dan melanjutkan ke tingkat perguruan tinggi yaitu pada Universitas AL Khairaat Palu Sul Teng denan mengambil Fakultas perikana pada jurusan Agrobisnis Perikanan, dan selesai pada tahun 2015.
Pertama tama terimakasih yang sebesar besar nya uutuk Kementerian Kelautan Periknan Republik indonesia, BPSDM-KP, rasa syukur serta suatu kebanggan bisa bergabung menjadi Penyuluh Perikanan Bantu (PPB)yaitu pada program pendampingan budidaya perikanan. berpegangan tangan dengan teman insan perikanan lainya ini merupakan wadah bagi kami untuk berkontribusi nyata dan berperan langsung untuk meningkatkan kesejateraan kelompok kelompok perikanan, menjadi ujung tombak walau sebagian orang mencibir bahwa kami sudah tidak tajam lagi tapi kami bekerja nyata di lapangan.
Kabupaten Mamuju Tengah merupakan kabupaten termudah di Sulawesi barat dengan panjang gari pantai 85,33 km yang memungkinkan kabupaten ini memiliki potensi besar di bidang perikanan khususnya perikanan budidaya yang bisa di kembangkan dan menjadi sumber pendapatan asli daerah, umur kabupaten mamuju tengah baru berusia 3 tahun menyebabkan masih kurang nya kelembagaan yang khususs menangani penyuluh perikanan, sehingga sebelumnya penyuluh perikanan di ambil alih oleh penyuluh pertanian sehingga tidak ada singkronisasi antra penyuluh dengan kelompok perikanan, sehingga pra pelaku usaha perikanan khususs nya kelompok pembudidaya ikan sangat mengharapkan adanya penyuluh yang khusus menangani penyuluhan perikanan.
Saya bertugas di kecamatan karossa, yang memiliki panjang garis pantai 31,5 km dengan memiliki 6 dususn yang berada di pesisir. Dan memiliki sekitar kurang lebih 3.201 Ha potensi untuk pengembngan sektor budidaya perikanan yang selama ini belum di optimalkan dengan baik, mengingat terhambat masalah permodalan serta belum adanya penyuluh yang khusus menangani perikanan di kecamatan ini.mengingat kabupaten ini masih sangat mudah sehingga hanya ada satu penyuluh perikanan unuk kabupaten mamuu tengah, Sehinnga ini menjadikan peran kami sangat PPB menjadi sangat vital di dalam menjalangkan program program dari dinas yang bersentuhan langsung dengan para kelompok kelompok perikanan , khususnya pada kelompok pembudidaya ikan (Pokdakan)
Potensi Mamuju Tengah untuk bidang perikananan saangat besar khususnya potensi untuk perikanan budidaya namun karena kurang nya penyuluh perikanan yang selama ini hanya ada satu penyuluh perikanan PNS untuk satu kabupaten Mamuju Tengah Dianggap kurang oleh para pelaku utama (POKDAKAN),aplagi proktivitasnya yang setiap bulan tidak pasti ini membuat banyaknya tambak aktif ataupun yang potensi beralih fungsi menjadi lahan perkebunan sawit yang di anggap lebih menjanjikan, tapi belakangan setelah hadir nya komoditas udang vannamei di anggap membawa angin segar bagi pelaku perikanan dan meningkatkan kembali animo masyarakat dalam mengolah tambaknya sehinnga para petambak yang sebelumnya beralih fungsi ke kelpa sawit merasa menyesal dengan konsisi saat ini harga kelapa sawit yang tidak menentu dibandingkan harga udang vannamei yang sangat menjanjikan. Disini kami hadir sebagai penyuluh juga sebagai pendamping untuk mendampingi kelompok dalam meningkatkan produktivitas guna meningkatkan pendapatannya, di samping itu juga sebagai perpanjangan tangan dari Dinas ke kelompok pembudidaya ikan dan sebalik nya menjadi perpanjangan lidah dari kelompok ke Dinas yang menangani masalah perikanan dan kelautan kabupaten Mamuju Tengah.

Terimakasih
dan
Salam PPB Indonesia.
EmoticonEmoticon